Hanya Renungan

Pada suatu tengah malam 00:02 WIB, 26-12-2011, anganku terulur sampai ke sebuah pemikiran akan pemaknaan hidup. Kadang kala susah sekali mendefinisikan makna hidup, padahal saat ini kita sedang berada di satu garis: hidup.

Suatu kali seorang teman berkata padaku: “Hidup adalah perjuangan”. Ya, nyatanya memang begitu. Dari awal kita tercipta memang sudah perjuangan, sebelum akhirnya jadi janin. Selama dalam kandungan pun perjuangan, bagaimana mendapatkan makan, bertahan di rahim, dan memberi denyut yang pasti pada kehidupan. Hidup adalah perjuangan, bagi mereka yang benar-benar paham makna perjuangan hidup. Hidup adalah perjuangan, bukan untuk mereka-mereka yang manja, yang korupsi, yang tidak bisa menghargai perjuangan.

Teman lain bilang: “Hidup itu ibadah”, “Hidup itu berkarya”, “Hidup untuk mengabdi”, “Hidup untuk berbagi”, “Hidup untuk mengekspresikan diri”, dll. Itu semua adalah tugas kehidupan, dimana kita dituntut untuk mengupayakan kehidupan kita dengan jalan yang kita bisa.

Teman lain mengatakan: “”Hidup hanyalah tempat cari bekal untuk mati”. Yang ekstrim-ekstrim ini juga benar. Segala sesuatu yang diciptakan memang sejatinya akan kembali kepada Yang Menciptakan. mempertanggungjawabkan segala hal yang pernah dilakukan di masa hidup.

Sejatinya hidup adalah hidup. Dengan hidup yang multiinterpretasi pun, sejatinya hidup adalah hidup.

Pemaknaan Hidup Seorang Kakek Tua

Seorang kakek tua
Duduk bersila menghadap ke jalan raya
Matanya, menatap lurus ke hadapannya
Bibirnya, sesekali mengumbar senyum
Seolah menikmati keseluruhan keadaan yang ada pada dirinya
Padahal jelas ia sedang mengibuli takdir
Garis-garis di wajahnya, melukiskan sudah lama ia berkawinkan kemlaratan
Toh hidup tetap harus berjalan!

Baginya menikmati hidup seperti menghisap sebatang cerutu yang ia genggam
Dihisap sari-sarinya, lalu buang asap yang tidak berguna
Nikmati sari-sari hidup, lalu fuh! Hembuskan saja yang tidak berguna
Tidak usah protes pada presiden kalau sekarangĀ  ia jadi gelandangan
Tidak usah protes pada presiden kalau tinggalnya di jalanan
Tidak usah protes pada presiden kalau cari makan susah
Tidak usah protes pada presiden kalau cari uang juga susah
Tidak usah protes pada presiden kalau nasib hidupnya lebih tragis ketimbang nasibĀ  para koruptor
Nikmati saja sari-sari hidup, lalu fuh! Hembuskan saja yang tidak berguna
-31 oktober 2011-