Rindu (ku)

Terkadang rinduku terlalu dalam, seperti bebintangan yang selalu mendamba kelam. Rinduku begitu rusuh, membuat semuanya menjadi kisruh. Rinduku gelisah, seperti kering yang menanti basah. Jika begini terus-terusan, aku takut menjadi payah. Beri aku celah. Atau sedikit waktu untuk rebah. Biar kutemukan di mana sejatinya muaraku berpasrah. Menentukan arah, bukan mencari salah.

 

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s