Rumah bagi Hari-Hari Kalutku: LASKAR BAHASA 4

FB_IMG_14603858246525657

Terkadang, waktu terasa begitu cepat berlalu ketika kita berada di antara orang-orang yang mengasihi kita. Orang-orang yang mengasihi kita itu, selalu melukiskan warna dalam kanvas kusam hidup kita yang nyaris putus asa oleh debu. Dan, kali ini kanvasku mulai menari-nari di antara debu dan polusi ibu kota. Ia telah menemukan gairah warnanya sendiri. Terima kasih, karena telah menyelamatkan kanvas kusam ini dengan menyematkan lukisan keindahan di sana: dua ibu dan dua puluh dua saudara baruku.

Waktu tiga bulan sebenarnya terlalu singkat untuk menggambarkan kedekatanku dengan keluarga baru ini. Namun, aku tak ingin jika perkenalan-perkenalan kami menguap begitu saja seperti asap yang membumbung di langit Jakarta. Biarkan sebentar aku menuliskan ini, merangkai keabadian.

Ibu Lia dan Ibu Tuti

Ibu, adalah muara bagi derasnya arus kerinduan. Tiga tahun belakangan ini, aku menemukan sosok ibu baru selain ibu kandungku sendiri. Tentu saja aku tidak pernah menyesal memilih berkelana jauh dari pelukan ibu, karena toh restunya selalu melingkupi langit dan bumi tempatku berada. Kali ini, Tuhan hadirkan sosok ibu pada dua orang perempuan cantik yang lembut, beliau adalah Kaprodi PBSI UNJ, Ibu Lia dan Ibu Tuti. Sengaja saya memanggil ibu, padahal teman-teman lain memanggil bunda. Bagiku, ibu adalah panggilan yang mahamesra. Di sela jadwal yang super padat, dua ibu kami itu selalu menyempatkan diri menyapa kami. Beliau selalu memberi motivasi dan melibatkan kami pada agenda-agenda penting jurusan. Kami merasa ada karena buah pikiran kami selalu dihargai. Sungguh, seperti mendapat perhatian dari ibu sendiri.

Amro Lani

Lelaki Lubuk Linggau ini meminta dipanggil I’am. Aih, nama yang (sebenarnya) terlalu keren untuk seseorang seperti dia, haha. Sejauh yang aku kenal, I’am seorang yang memiliki tekad besar untuk bmengembangkan potensi diri. Ia selalu ingin berubah menjadi lebih baik, tidak hanya di peer teaching, tetapi juga di dalam pertemanannya sekarang. Satu hal yang membuatku ingin selalu menjitak kepalanya adalah karena ia punya lelucon yang “iyuh!”, yaitu melempar rayuan kepada semua perempuan yang ia kenal. Entah, bisa jadi gombalan-gombalannya itu untuk menyamarkan perasaan yang sebenarnya ingin diungkapkan kepada salah satu di antara perempuan-perempuan yang dirayunya tersebut.

Annike Putri Wardani

Sebelum menuliskan tentang Annike, aku harus menangkupkan kedua tangan dan meminta maaf padanya, “Maaf ya, Nike! Jangan musuhi Uss ya setelah ini!” Hehe. Begitulah Annike. Ia tipe orang yang keras. Terkadang, Annike marah dengan lelucon-leluconku. Tapi, kemarahannya itu hanya sementara. Karena pada akhirnya, ia akan bersikap seperti biasa lagi. Annike tipe orang yang ceplas-ceplos, ia katakana apa yang ia suka dan apa yang ia tidak suka dengan lugas.

Asrul Hadi

Ah, Asrul! Asrul punya minyak nyong-nyong yang mengingatkanku pada almarhum kakekku. Memang benar, bau bisa mengutak-atik rasa. Bau minyak itu, mengingatkanku masa-masa merawat kakek pasca dua kali operasi akibat pembengkakan kelenjar tiroid. Kakekku ini, ibarat kelopak mawar merah yang merekah di tubuh kusut berduriku, sangat berharga! Ah, kembali ke Asrul, lelaki 26 tahun yang menangis di kelas, hehe. Penampilan luarnya macho, atlet bola volley, tetapi hatinya lembut. Entah didikan semacam apa yang bisa membuatnya begitu. Bisa jadi ia lahir dari ibu yang begitu baik. Asrul selalu memposisikan diri sebagai kakak untuk teman-teman perempuannya. Karena kesan “melindungi”, ia dekat dengan teman-teman perempuan, terutama dari Aceh. Satu hal yang harus aku ingat, Tuhan selalu Maha Adil menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangan. Dia menciptakan Asrul dengan pembawaan cool-nya, tetapi mengimbangi dengan kekurangan, yaitu suaranya yang cempreng membahana badai halilintar ulala.

Cindy Aprialita

Aku sering mendengar namanya karena ia teman baik dari teman baikku. Nah lo, ribet! Kak Cindy (ikut teman-teman manggil Kak) pernah main ke rumahku di kampung di Yogya. Kak Cindy ini memang benar kalau dibilang suka tidur. Begitu sampai rumahku yang dingin adem-ayem, ia langsung tidur, ckck. Sejauh ini aku mengenal Kak Cindy sebagai perempuan dengan suara yang kecil-lembut, em, meski tak jarang penilaianku itu ambyar lantaran mendengar gaya tertawanya yang khas. Ia biasa diam, dan menurutku ia tipe orang yang akan mencari kenyamanan dengan caranya sendiri, terlepas dari orang lain suka atau tidak. Aku beruntung karena terkadang aku suka mencuri ilmu darinya, entah agama atau tentang bahasa.

Della Restatesella

Aih, ketua genk Miss Rempongz. Nama genk yang sangat cocok untuk Della. Della ini lebih tua dariku, tapi suka sekali memanggiku Kak. Della sangat khas dengan pembawaannya yang manja. Ciri khas inilah yang kelak akan selalu kita ingat. Della selalu menghidupkan suasana kelas dengan bercandaannya. Ia tipe teman yang ceplas-ceplos dan nggak malu-malu kalau mem-bully orang lain. Di balik sikap kemanjaannya itu, ia seorang teman yang baik dan peduli.

Diasti Ratih Dewi

Mbak yu, kakak perempuan yang super baper-an! Aku sudah dekat dengan Mbak Dias sejak pertama SM-3T, rumah kita dekat dan banyak temanku yang juga temannya. Mbak Dias ini orang yang baik. Pedulinya kepada teman-teman nggak usah disangsikan lagi. Mbak Dias ini tipe orang yang selalu ingin menyembunyikan perasaan dari orang lain, terutama rasa sedih dan kecewanya. Ia selalu tersenyum, meski ketika hatinya sedang remuk. Dia cantik, tapi selalu merasa jelek. Sebenarnya aku ingin menjitak kepalanya tiap kali ia merendahkan dirinya. Sungguh, andai engkau tahu Mbak, kecantikanmu tidak hanya di paras, tetapi di hati. Di hati. Itu yang berharga.

Ellysa Wahyuning Christy

Ell ini teman yang easy going, enak sekali hidupnya dilihat, enteng tanpa beban. Ell tidak pernah terlihat berpikir keras pada tugas-tugas kuliah. Hanya satu hal yang membuatnya senewen setahuku, urusan cinta. Aku mengamati beberapa kali, mimiknya selalu berubah tegang ketika berbicara di telepon. Oya, jangan pernah memancing Ellysa dengan kata-kata yang bisa membangkitkan semangatnya untuk mem-bully, karena ia adalah ratu bully, hehe.

 

Endang S Torina

Perempuan Riau yang cethar! Kak Endang ini punya sisi kepedulian yang tinggi. Sering kali, untuk tugas-tugas tertentu yang diembankan kepada kelas, ia yang mengingatkan. Bahkan, kadang ia yang menyelesaikan. Kak Endang bicara apa adanya, kalau suka bilang suka, kalau mau kerja bilang mau, kalau tidak ya bilang tidak. Tegas. Kak Endang memiliki lirikan mata elang, tatapannya tajam menghujam jantung, hehe.

Hapidatul Hasanah

Dedek? Tutul? Entah panggilan dari mana itu, hahai! Pida itu pendiam, tapi sekalinya marah, duh seperti kapal yang menabrak bongkahan es. Dyarrr!!! Dia juga tipe pemikir berat. Pida lebih muda dariku, tapi justru ia yang selalu mengingatkan aku ke jalan lurus. “Mbak Us, shalat dulu!” Ia selalu mengingatkan aku untuk shalat, untuk menjadi insan yang lebih sholehah. Pida selalu menghindari guyonan yang tidak syar’i. Hal ini yang membuat I’am terkadang frustrasi karena gombalannya tidak mempan, haha.

Happi Luluina Br Kaban

Kak Happi ini selalu anggun dalam berpenampilan. Ia sangat pandai mencocokkan apa saja yang ia pakai, sehingga tampak anggun. Kak Happi adalah guru bagi kami di kelas. Ia sangat kreatif dalam memodifikasi media-media pembelajaran. Ia juga cerdas dalam memahami materi. Kak Happi tidak pernah menolak jika ada orang bertanya padanya. Kak Heppi lembut dalam bertutur, tapi ia keras dalam berpikir. Jangan pernah mendiktenya untuk melakukan apa yang tidak ingin ia lakukan.

Hilda Septiani

Aih, ini anggota 1 genk Miss Rempongz. Hilda punya senyuman yang khas, menyejukkan. Ia perempuan yang cerdas. Hilda tidak suka memperlihatkan kebencian atau kekecewaan kepada orang lain. Hilda tipe teman yang suka mengalah dan memilih diam ketika ia tidak suka. Diam-diam Hilda ini pemerhati penampilan. Ia selalu ingin tampil maksimal, entah dalam peer teaching, atau dalam penampilannya sehari-hari. Tentu saja bisa tampil maksimal adalah suatu kebanggaan.

Irma Agustina

Irma menyimpan power yang super wow di balik kelembutan yang ia tampilkan sehari-hari. Ia pembaca puisi dan moderator handal milik kelas kami. Irma selalu lembut dalam bertutur dan bertindak. Tertawanya renyah. Satu hal yang membuatku selalu menganggap Irma lebih muda dariku, ketika mendengarnya batuk, mirip dengan adikku. Ah, semoga Irma selalu sehat.

Masnidar

Hihiiii, ini teman yang kocak! Imas asli perempuan Aceh. Eits, tapi dia beda dari perempuan Aceh yang kebanyakan anggun. Imas mematahkan penilaianku bahwa semua perempuan Aceh itu anggun. Imas, Imas z (pakai z), orang Imas, anak Imas, Temas, Thomas, Ibunya Imas, Ibunya Lulu, aaaa banyak sekali panggilan yang tersemat pada namanya. Panggilan-panggilan itu punya cerita lucunya sendiri-sendiri. Dan, aku tidak akan menceritakannya di sini, bisa-bisa jadi setebal novel. Imas teman yang baik, suka menolong, suka menraktir, suka bercanda. Imas punya suara dan dialek yang khas. Tapi, eh tapi, hati-hati karena ia memiliki kekuatan super yang mampu mematahkan lenganmu ketika ia mencengkeram! Tenaga Imas sangat super!

Mirzal

Lelaki Aceh yang sok cool (wkw), tapi menyembunyikan gagasan-gagasan nyleneh di baliknya. Mirzal ini senang berkomentar. Ia selalu menunjukkan sikap aktif ketika berinteraksi dengan orang lain. Mirzal pembawaannya tenang, tidak pernah terlihat gusar. Dia banyak beajar Bahasa Jawa, em, sepertinya ia bakal membuka peluang lebih jauh untuk meminang perempuan Boyolali, hehe. Oya, satu pesan: jangan pernah menyeberang jalan raya bersama Mirzal jika Anda tidak memiliki 7 cadangan nyawa!

Novi Ratna Sari

Cie, Mama Daeng! Aku pernah menilai Novi di judul yang lain, kala itu bersama Kesatria Aru. Di Aru, kami tidak begitu dekat karena kampung kami jauh. Di asrama dan di kelas, kami semakin lengket seperti perangko ke amplop, haha. Novi khas dengan suara dan logatnya, ditambah lagi dengan “ayo..semangaaatt!” (ala-ala lemes). Dia tetap seperti dulu, teman yang baik. Teman yang tidak mau terlalu pusing dengan urusan orang. Dia juga masih setia seperti satu tahun lalu, hehe.

Retno Nur Halimah

Retno ini manusia teliti di kelas yang aku kenal. Ia penyimak dan pemikir yang jeli. Retno, seperti halnya Pida, selalu mengingatkanku untuk berjalan menuju ridho-Nya. Terima kasih ya! Dibandingkan Pida, Retno sedikit mudah memperlihatkan perubahan mimic ketika ia tersinggung. Meski begitu, mereka berdua toh jarang sekali marah. Itulah istimewanya perempuan yang selalu mengingat Allah dan Muhammad SAW: istiqomah.

Taufiq Fatturrachman

Sebentar, aku harus istighfar sebelum membicarakan Opik, jangan sampai aku khilaf memujinya. Opik kumis ini adalah makhluk Tuhan yang penuh dengan kejutan. Ia seperti petasan yang tiba-tiba meletup-letup di keheningan. Opik ini adalah maha raja pem-bully di kelas. Apa saja bisa menjadi bahannya mengolok-olok teman lain. Ah, begitulah indahnya mengenal Opik. Tanpa Opik, kelas sebatas ruang balok yang kaku. Opik memiliki suara khas yang serak-serak becek. Suara ini yang akan kita kenang bahkan hingga lima puluh tahun lagi. Tuhan, mohon Engkau hapus dosa-dosa Opik, karena kami tahu, dosa Opik lebih tinggi dari Gunung Semeru! Hehe :p

Tiger Barito

Eits, eits, ceile, Abang!!! (Tiba-tiba terbayang muka gadis-gadis yang mengaguminya). Abang Tiger ini ketua kelas. Ia memiliki pembawaan yang berwibawa. Karena sifatnya yang ngemong ini, banyak di antara kami memanggilnya Abang untuk menghormatinya. Bang Tiger memiliki kepedulian yang tinggi. Ia juga tanggung jawab. Sayangnya, Abang pemikir berat untuk urusan-urusan tertentu. Hal ini yang membuat Abang tiba-tiba seperti kehilangan fokus, tatapan matanya kosong. Salut karena ia selalu mau mendengarkan kami yang cerewet dan menuntut ini-itu. Ia sabar, meski sebenarnya ia ingin marah.

Utari Usmawati

Uta! Perempuan Kalimantan yang mengaku Jawa, haha. Uta ini sedikit kaya Opik versi cewek, jadi tidak usah diulang ceritanya, wkwk. Uta memiliki kepekaan yang tinggi. Ia merasakan apa yang sering orang lain acuhkan. Uta teman yang baik, memiliki kepedulian yang tinggi. Ia seperti memiliki kecerdasan membaca mata, hati, dan pikiran orang. Meski begitu, ia lebih banyak memilih diam. Uta ini memiliki mata bulat yang indah. Sayang, aku selalu mengerdil karena lirikannya. Uta kalau peer teaching seperti berubah menjadi suzana, seluruh kelas tegang, haha. Tapi, ia pandai mencairkan suasana. Uta banyak memberiku masukan ketika melihatku kalut dan berantakan. Ia juga banyak mendoakan kebaikan untukku.

Yogi Dwi Priyanto

Coklat: cowok Klaten. Mas Yogiiiii, aih aih, dia itu manusia kocak. Mas Yogi tidak pernah marah meskipun kita mem-bully sepanjang hayat. Pak dalang satu ini selalu optimis menatap masa depan, meski masih belum move on dari seorang perempuan. Mas Yogi selalu membagi cerita bahwa mengajar itu yang utama adalah siswa paham. Katanya, itu adalah metode Jerman. Apa deh! :p Mas Yogi ini pencinta music dangdut koplo. Aduh, kalau sudah menyanyi, seluruh kelas akan gempar digoyang. Maaf ya, Mas karena aku selalu menawarkan headset kepadamu. Satu hal yang ingin saya lakukan kepada Mas Yogi. Jika saja Rinso bisa mencuci otak, maka izinkan aku mencuci otak Mas Yogi dari hal-hal ngeres. Hehe. Maaf lagi ya, Mas!

Yuliyanti

Bundooo…. Mbak Yuli ini perempuan yang selalu haus tantangan. Ketika orng lin memilih zona aman, ia justru mencari tantangan. Mbak Yuli ini mahasiswa paling aktif di kelas. Ia selalu rajin bertanya, rajin menjawab, rajin menagih uang kas pula! Hiks. Mbak Yuli selalu optimis. Ia tidak pernah menganggap ada hal yang sulit. Ia selalu memotivasi diri dan orang lain di sekitarnya dengan quotes yang ia tahu. Satu lagi, ia tipe perfeksionis. Pengen deh manggil Mbak Yuli dengan sebutan, Bundo!

Zulqarnain

Ijul adalah sutradara bagi tiap-tiap pementasan kita. Ijul ini kecil-kecil cabe rawit. Ia selalu punya ide brilian. Ia memiliki suara yang merdu. Ia memiliki jemari yang pandai memetik irama indah dari gitarnya. Ia selalu membantu Bang Tiger mengarahkan kita untuk bisa bertindak realistis sesuai pekerjaan yang sedang kita jalani. Ijul mengingatkanku pada seorang penulis kawan lamaku. Izul ini anak teater dan pandai dalam bersastra. Ah, sastra, mengapa kau selalu membuatku merasa dekat dengan orang-orang tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s