Sahabat

Seiring perjalanan hidup yang kita lalui, selalu hadir orang-orang baru di sekeliling kita. Mereka datang silih berganti, sejalan perjumpaan dan perpisahan yang kita hadapi. Tapi, ada orang-orang di masa lalu yang kita rindui dan selalu ingin kita jumpai. Mereka itu, yang kelak kita ceritakan kepada anak-cucu kita sebagai, sahabat.

Bagaimana pun keadaan mereka saat ini, meski terkadang mereka cukup berbeda dengan yang dulu, ketulusan mereka tak pernah mengkhianati waktu. Terkadang, kita memilih lupa. Lalu, tidak menghubungi mereka sama sekali. Menganggap semua akan baik-baik saja ketika kita sudah memiliki teman-teman baru. Begitu memang manusia, selalu silau dengan apa-apa yang tampak baru. Dan, hanya sedikit saja yang mampu bertahan dengan pertemanan-pertemanan lama.

Jika kelak anak-cucu kita bertanya, apa makna sahabat, cobalah bijak untuk mengatakan yang sesungguhnya ada di antara kita dan sahabat-sahabat kita. Melupakankah kita, atau sebaliknya, mempertahankan mereka dalam ingatan kita. Dunia sudah penuh tipuan, jangan kita ikut menipu.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s