Aktivitas SM-3T #1

Selama melaksanakan pengabdian sebagai guru SM-3T, saya melaksanakan beberapa kegiatan kependidikan dan kemasyarakatan. Kegiatan-kegiatan tersebut terangkum dalam program kerja, baik program kerja individu maupun kelompok.

Saya akan menceritakan beberapa proker yang telah kami laksanakan tersebut, sedikit demi sedikit.

C360_2015-01-13-21-39-17-259

Pengadaan Buku untuk Perpustakaan

Pertama kali datang ke SMP Negeri 3 Samang, tidak ada buku penunjang pembelajaran yang tersedia. Pengalaman saya ketika mengajar materi unsur intrinsik cerpen di kelas IX, seorang murid bertanya, “Ibu, novel itu apa?” Sontak saya tercengang. Siswa calon peserta UN bahkan tidak mengenal apa itu novel. Tak hanya itu, ketika saya mengajarkan materi mencari kalimat utama dalam sebuah berita di kelas VIII melalui media koran, anak-anak justru terpukau dengan gambar-gambar yang ada dalam koran, seperti: mobil mewah, gedung bertingkat, handphone, alat transportasi, makanan, dan lain-lain.

Dari beberapa fenomena tersebut, saya bertekad untuk mendatangkan novel, buku pelajaran, kamus, dan buku-buku penunjang lain ke sekolah agar siswa tidak gagap informasi. Dengan bantuan, seorang teman di Borneo, seorang teman yang bergabung di Indonesian Community in Corea (ICC), teman-teman di Jawa, juga peserta SM-3T se-penempatan, akhirnya pada bulan Mei 2014 berhasil mendatangkan lebih dari 200 judul buku yang akan dialokasikan untuk perpustakaan sekolah, sedianya pembangunan gedung perpustakaan segera terealisasikan. Selamat membaca, kalian harus tahu bagaimana cara membuka jendela ilmu!

Pelatihan Komputer bagi Masyarakat Desa Samang

Suatu kali di kelas VII, saya memperkenalkan perangkat notebook kepada siswa. Beberapa siswa terlihat antusias untuk mengenal perangkat tersebut. Akan tetapi, seorang siswa mendadak pucat, tangannya dingin, dan diam mematung di kursinya. Ketika ditanya, siswa tersebut menjawab, “Ibu, beta seng mau pegang Ibu pu laptop, beta takut!”.

Atas dasar pengalaman tersebut, saya mengusulkan kepada teman-teman SM-3T se-penempatan untuk membuka kursus komputer di kampung. Teman-teman menyetujui. Dengan bantuan seorang kenalan di Jogja, akhirnya saya dan teman-teman bisa mendatangkan perangkat keyboard dan mouse, sedangkan komputer menggunakan notebook dan laptop yang dimiliki peserta SM-3T. Setidaknya, sedikit cara untuk mengatasi ketakutan anak-anak pelosok terhadap perkembangan perangkat IPTEK.

11885014_10200774388559729_6013168836055315623_o

Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS)

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan MOS perdana di SMP Negeri 3 Samang. Tidak tanggung-tanggung, seluruh siswa dari kelas VII, VIII, dan IX menjadi peserta MOS agar semua merasakan pengalaman melaksanakan kegiatan MOS. Kegiatan ini disesuaikan dengan standar pelaksanaan MOS sekolah-sekolah di kota berdasarkan buku panduan MOS. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan kegiatan luar kelas, baris-berbaris, penugasan, permainan, dan makan bersama menjadi agenda harian MOS.

Hal yang mengesankan selama kegiatan MOS dilaksanakan adalah:

Atribut topi wisuda dibuat dari bahan seadanya dengan memanfaatkan kalender dan kertas-kertas bekas. Akan tetapi, beberapa orang tua siswa yang antusias rela pergi ke kota demi membelikan kertas manila dan bahan lain untuk anaknya. Seluruh masyarakat se-kampung menunjukkan antusiasme yang begitu besar terhadap pelaksanaan MOS.

Salah satu penugasan berupa teka-teki untuk menyuruh siswa membawa: tepung terigu, sayuran, minyak tanah, dan minyak goreng seharga Rp 1.000, 00. Sebagian besar siswa kebingungan memecahkan teka-teki tersebut. Alhasil, mereka membawa tepung terigu, sayuran, minyak tanah, dan minyak goreng sedikit-sedikit dalam sebuah plastik, bukannya membawa bakwan.

C360_2015-04-21-12-25-55-602

Perayaan Hari Kartini dan Hari Bumi

Upacara Bendera setiap Hari Senin saja, nyaris tidak pernah dilaksanakan, apalagi perayaan hari bersejarah yang lain. Beberapa siswa bahkan tidak mengetahui hari apa yang dirayakan setiap tanggal 21 April dan 22 April. Akhirnya, saya dan teman-teman SM-3T se-penempatan menggagas perayaan Hari Kartini dan Hari Bumi. Gagasan tersebut mendapat respon positif dari pihak sekolah dan orang tua murid.

Pada Perayaan Hari Kartini, seluruh siswa dan guru memakai pakaian adat dari berbagai daerah. Kegiatan dimulai dengan upacara bendera. Petugas upacara adalah siswa putri. Setelah selesai upacara, dilaksanakan pawai mengelilingi kampung mengenakan pakaian adat sembari menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Sementara itu, perayaan Hari Bumi diperingati dengan penanaman berbagai jenis pohon di area sekolah. Sebelum ditanam, para siswa dan guru memberikan tulisan motivasi untuk merawat alam pada pohon yang akan ditanam.

Pemanfaatan Kardus sebagai Tas Sekolah

Di awal-awal pembelajaran, nyaris setiap hari siswa mengganti buku tulis dengan yang baru. Padahal, tidak ada buku pegangan lain selain buku tulis yang dimiliki siswa. Hal tersebut dikarenakan alasan buku yang dipakai kemarin telah hilang akibat tidak memiliki tas untuk menyimpannya. Atas dasar alasan tersebut, saya mengajak siswa untuk membuat tas sekolah dari kardus dengan bahan-bahan yang dapat ditemukan di kampung, seperti: memanfaatkan getah dari pohon sagu sebagai lem, meminta kardus dari kios-kios, membeli kertas minyak pembungkus kue sebagai ganti kertas kado, dan tali rafia.

Para siswa antusias dalam membuat tas mereka masing-masing. Beberapa anak sengaja menghias tas tersebut sedemikian rupa dengan gambar-gambar atau tulisan-tulisan. Pada hari-hari berikutnya, para siswa dengan bangga memakai tas kardus tersebut untuk pergi ke sekolah. Hal semacam ini tentu saja tidak mungkin dilakukan oleh siswa-siswa di kota besar, mereka akan merasa malu dengan hal demikian. Setidaknya, bagi anak-anak pelosok, tas karya mereka sendiri ini yang menyelamatkan dari kebiasaan buruk menghilangkan buku catatan ketika sudah sampai di rumah. Guru tidak perlu mengulang-ulang pelajaran sebelumnya dan siswa dapat melakukan penghematan anggaran untuk pembelian buku tulis.

Untuk aktivitas lainnya, tunggu kesempatan posting berikutnya -_-

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s