Ini Ramadhanku, mana Ramadhanmu?

2012Aku bagaikan sekeping logam dingin, kesepian. Dari arah utara rumah terdengar gema “aamiin” para jamaah masjid yang merayakan shalat tarawih terakhir di Ramadhan 1434 H. Juga, di ruang tamu rumah, yang sebulan ini dipakai untuk shalat jamaah anak-anak kecil, menggema pula “aamiin” dari mulut-mulut mungil mereka. Sementara itu, aku di kamar, sendiri, tidak bisa ikut merayakannya. Sebenarnya ada perasaan sedikit kecewa melewatkan momen-momen ibadah di bulan yang penuh rahmat ini, apalagi bagi seorang hamba hina sepertiku.

Sudah, sudah, hidup kok dilihat dari sisi negative mulu. Lanjut kisah lain, ah!
Selepas libur kkn-ppl di sekolah, sesegera mungkin timku mencari peluang libur untuk kkn masyarakat. Alhasil, mulai tanggal 3 Agustus 2013 sampai 13 Agustus 2013 bisa bebas dari kata-kata urip mati nggo kkn-ppl. Hahaaa. Di liburan ini, banyak sekali undangan buka bersama dan kumpul-kumpul dengan teman lama. Beberapa target untuk buber mesra dengan sahabat-sahabat dekat terlaksana, selebihnya tersisa sebagai rencana saja. Berikut list agenda buber Ramadhan ala Mbak Uss.

* Buber anak-anak TPA, Pemuda IMUNA, dan teman-teman kkn masyarakat.
Em, dari agenda ini, bagi saya tidak ada obrolan yang bergairah. Semua semacam hanya sebagai pemenuhan tugas kkn saja. Apalagi, sebagai rutinitas, kita buber terus saben hari Selasa, Kamis, Sabtu -_- Tapi, aku yakin, suatu hari nanti di masa tuaku aku pasti rindu masa-masa seperti ini.

* Buber Karang Taruna Kembang Desa Bangunkerto dan perwakilan Pemuda-Pemudi Dusun Se-Bangunkerto.
Em, agenda ini sudah lama digagas oleh teman-teman KT BK. Hasilnya cukup memuaskan J Sebagai hukuman telatku kumpul di kelurahan (mungkin), aku jadi MC. Haha ngamplah banget! Acaranya sih biasa saja, buka bersama, makan bareng, tapi bisa ketemu teman-teman yang sebelumnya aku tidak pernah kenal itu rasanya wow, nambah-nambah teman. Belum lagi, antarsesama teman KT BK saja aku akhir-akhir ini jarang ketemu.

* Buber Pemuda-Pemudi Dusun Wonosari
Em, ini momen special banget! Kita sama-sama anak Dusun Wonosari, seatap di organisasi kepemudaan dusun, cuma jarang banget bisa ngumpul bareng-bareng serame ini. Biasanya, kita rutin ketemu tiap bulan dalam balutan agenda pertemuan rutin dan arisan. Sekarang, bisa kumpul-kumpul, makan-makan, sambil dolan pula J Teman-teman di sini sudah benar-benar sodara sendiri, paling tidak sodara semoyang. Tahun ini sampai beberapa tahun ke depan jadi amanah besar buatku untuk bisa ngemong mereka. Untungnya, teman-teman sini nggak ada yang rewelan, semuanya cantik-ganteng, nurut sama mamah! Wkwk. Kita sempet ngobrolin agenda sebulan ke depan yang wow subhanallah padat merayap. Tetap semangat laskar jomblowers! :p

* Buber Pemuda-Pemudi Dusun Wonosari season 2
Em, haha, senang bisa kumpul lagi, bayar arisan lagi, ngaji bareng lagi, di kampung halaman pula. Rasanya tuh, kaya naik helicopter, buka jendelanya, angin sepoi wus-wus menggelitik pipi, mringis adem berrr…

* Buber Tim KKN-PPL UNY 2013 SMA N 1 Sleman
Ini agenda aku absen, cius karena hal yang sangat penting yaitu memerdekakan reputasi gueh di masjid kampung halaman. Hahaaa.

* Buber anak-anak kelas XII SMA N 1 Sleman, guru, karyawan, dan TIM KKN-PPL UNY-UIN 2013 SMA N 1 Sleman (dilanjut tarawih jamaah, mujahadah, dan tirakatan HUT SMA N 1 Sleman)
Em, tidak ada komentar apa-apa, semuanya berharga banget dan kenyang banget.

* Buber kelas, LCD PBSI UNY 2010
Em, ini kita tuh masih sekelas lho, semester depan juga masih seatap, tapi kok rasanya sudah pisah lama. Hahaaa. Yah, begitulah nasib anak kkn, pisah-pisah, apalagi semester sebelumnya sekelas aja makul pilihannya beda-beda, jadi cocok banget dikata: lama tak jumpo. Seperti biasa, aku adalah anak teladan, ups telatan maksudnya. Datang ke acara ini sudah dekat maghrib. Rame juga di sana, masuk-masuk, terharu, disambut teriakan yang maha dahsyat dari teman-teman mengucap: “Mama Uss” #lebay. Masih dengan obrolan yang sama, ngomongin gimana kkn, mudik kapan, sudah ngajar berapa kali, bla bla. Senang bisa ketemu teman-teman, bisa menatap senyuman mereka, bisa salim, bisa bercanda, berfoto, berpekok ria. Hahaaa.

* Buber konco lawas mantan PKL UII
Em, hahaaa, ini agenda rutin tahunan semenjak kita dipisahkan oleh jarak dan waktu. Isinya cuma anak-anak pekok yang berjumlah 10. Akan tetapi, karena kita sangat menjunjung tinggi makna kebersamaan dan persahabatan, sesibuk apapun, seruwet apapun, bahkan sekempes apapun dompet kita, tetep usahakan buat ngumpul. Kaya biasa sih, cuma 10 aja ngumpulinnya susah banget! Eng ing eng, 2 dari teman cewek sudah menikah, bahkan yang 1 sudah punya momongan imut. 1 dari yang paling pekok sudah pamer cincin habis tunangan. Ikut senang J tapi miris juga, kaya adegan satir deh buat aku. Menampar banget pas ditanya, “Uss, terus kamu kapan? Kok jomblo terus!”. Terus, jawabanku nylekit juga, “Em, aku nunggu Dicky wisuda.”

* Buber anak-anak TPA Masjid Al Hikmah
Em, bulan Ramadhan sebelum-sebelumnya, aku seringnya gabung ngabuburit bareng anak-anak kecil sekampung. Nggak bisa ngajar TPA, asal datang ke masjid dengan senyum sumringah saja sudah cukup bahagia. Tahun ini, datangku ke masjid kampung halaman bisa dihitung jari, uh! Sedang sok sibuk kkn-ppl. Eh-eh sekalinya ikut buber, ketahuan pas nggak puasa, dengan muka polos seorang anak kecil menggoda, “Mbak Us kok melu buka, kan nggak puasaa!” #plak

* Buber skuad Karang Taruna Kembang Desa Bangunkerto (Pleno)
Em, nothing special. Rapatkan barisan menjelang program kerja semester 2. Hahaaa. Aku selalu merasa bangga berada diantara orang-orang hebat di sini. Dalam diam, aku banyak belajar dari mereka. So, thak you so much!

* Buber TKJ STEMSA 2010 (a.k.a EDC)
Em, ini buber hot! Banyak intrik di dalamnya. Wkwk. Gagasan buber muncul dari seorang teman via status fb. Banyak yang komentar, hanya saja realisasi belum ada. Padahal, ini momen rutin tahunan juga. Sebenarnya sudah ada season 1 nya, cuma banyak yang nggak datang termasuk aku. Akhirnya, pada suatu malam, aku menghubungi seorang teman yang biasa handle acara ginian. Tut tut, diputuskanlah tanggal 5 agustus, aku kabar-kabar ke teman-teman. Banyak yang mengeluhkan “Kenapa sih mendadak”. Akan tetapi, banyak juga yang konfirmasi bisa. Terlepas dari semua itu, pada akhirnya acara terlaksana juga. Lumayan banyak yang datang, separuh kelas lah. Lumayan terbayar juga kerinduan, lumayan kenyang juga, lumayan nampang juga buat foto-foto, lumayan dapat cerita banyak dari teman-teman, lumayan lah, lumayan semuanya! Ini temu  konco kenthel, jadi bubernya lama banget, sampai jam 20.30an.  ngobrol ngalor-ngidul, cerita ini itu, gombal sana-sini. Hahaaa. Masih dsengan obrolan yang sama kalau ketemu teman lama, “kabar pie, kuliah pie, lulus kapan, nikah kapan, bla bla.” Pulangnya, ada obrolan hangat antara aku dan seorang teman, ditemani hembusan angin wus wus di atas sepeda motor melaju ke Turi yang menggigil. Em, ternyata eh ternyata, banyak cerita yang aku nggak tahu antarteman sebelumnya. Banyak juga pelajaran yang harus aku ambil dari pertemuan ini. Setidaknya untuk menghargai teman, cinta, dan kasih sayang.

Sepertinya yang teringat hanya momen itu saja. Ini akan jadi satu bulan yang berarti untuk aku kenangkan di hari tua kelak. Ada perasaan “kok sebulan ini cepet banget sih,” tapi ya emang gini. Semua hal musti dilakukan dengan senang dan senang dan senang. Seberat apapun aktivitas, asal punya banyak teman itu sangat membahagiakan. J

O ya, ada seorang teman bilang, “Ini Ramadhan terakhirku melajang lho!”, ada juga yang bilang “Seneng deh, Ramadhan kali ini bisa buka bareng suami dan keluarga mertua.”, ada juga yang bilang, “Ramadhan kali ini pacarku pulang dari rantau, seneng deh!”, ada juga yang bilang “Duh, bahagia banget, Ramadhan tahun ini keluarga pacarku datang, kenalan sama keluargaku dan tukar cincin!”. Untuk semua itu, aku benar-benar ikut merasa senang, ya walau dalam hati agak was-was kok aku belum ada pangeran yang mendampingi Ramadhanku tahun ini. Wkwk. Em, selebihnya, aku hanya berpikir, “Apakah Ramadhan tahun depan aku masih di Jogja, atau Tuhan berkenan menghadiahiku Ramadhan di kota impian yang aku ingin tahun depan bisa berada di sana?”. Wallahua’lam, Allah Maha Baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s