sok. . .

Sekarang ini lagi marak banget yang namanya kompetisi tulis-menulis. Wuihhh…secara hadiah yang ditawarkan juga sangat menggiurkan. Maka, orang-orang mulai berduyun-duyun, lari-lari, jungkir-jempalik berlomba lomba mencari inspirasi buat tulisannya. Ada yang rawuh ke tempat Mbah marijan minta doa pendatang inspirasi dari Mak Lampirnya Gunung Merapi (hee..), ada yang semedi di pinggir Kali sambil sesekali mengikal kail (itu mah mancing neng!!), ada yang nyolong-nyolong rambut Andrea Hirata trus ditempelin pake dabeltip ke rambutnya sendiri biar kecipratan jiwa nulisnya trus bisa dapet inspirasi yahud dari rambut itu, bahkan ada juga yang sampai tidur jongkok nahan ngorok komat-kamit. Ih…segitunya ya!!!
*hadu…ngaco sangat!!*

Lepas dari itu semua, Bluk!!! jatuh deh!! Lepas kok . . .??**
Menulis itu butuh satu energi. Yah, karena sebuah tulisan yang dipondasi dengan energi yang kuat Baca lebih lanjut

Jangan bilang kau HIDUP kalau kau tak punya PEGANGAN HIDUP!!!

Sekian lama tak bersua. Heeā€¦
Adakah di sana kau rindu padaku?????
Eleh..eleh!!!

Sekiranya kata itu yang menjadi tolok hingga aku harus mengungkapkannya.

Biar. . .

Kalian pernah merasa sakit hati karena tak dianggap ada???
Kalian pernah merasa terkucilkan karena pemikiran kalian yang rada abnormal??? (haha)
Atau kalian dendam pada orang-orang yang mengekang keputusan kalian mencari jati diri kalian???
Suatu saat pasti kalian pernah merasakannya, entah sepenuhnya atau hanya secuil saja.

Yah, itu konsekuensi hidup. Hidup itu Baca lebih lanjut

KULITINTA BUBAR????????

Haha….
Kata-kata yang sering mengiang-ngiang di seputar telingaku.
Bagi yang belum kenal Kulitinta, silakan lihat posting yang terdahulu.

Kalian tahu arti sebuah amanah????
Amanah, menurutku adalah suatu tanggung jawab yang telah orang lain beri pada kita atas dasar percaya.
yah, itu yang aku tau.
Tapi saat kau tak bisa mengemban amanha itu dengan maksimal????? Apa yang akan kalian lakukan???
*Mati aja lo!!!*

Miris tiap kali aku dengar kata Kulitinta.
Rasanya seperti menelan mentah-mentah kerikil api. Panasnya menjalar dari dada Baca lebih lanjut