Hanya sebuah pengakuan. . .

hehhh…..

hari ini seribu dosa kuperbuat .. sampai tak sanggup aku mengingat pada siapa saja aku harus minta maaf.

ga tau kenapa jam 07.05 tadi, aku masuk kelas langsung hawa aneh mengerumuni ubun-ubunku. Seperti bisikan-bisikan yang amat keji merasuk, melintas gesit lewat bola mataku. Terus melayang, mencekam, menikam, mencabik-cabik sseluruh isi pikiranku, terus merasuk tanpa aku tahu tempat apa yang mau ditujunya. Dia berhenti tepat di gumpalan merah itu, HATI ku.

Tak tau kenapa, seperti kerasukan roh-roh jahat yang siap menikam semua manusia yang lewat di depanku. Aku jadi pendiam hari ini. Aku lesu, lelah mendengar semua obrolan teman-temanku di kelas. Nyaris tak sadar ketika Pak Untung (Guru multimedia itu) melintas di sampingku sambil berkata, “Us, perhatikan Ismanto lagi presentasi itu!!”. Hah..sangat membosankan jawabanku,  penuh dusta, “Iya Pak, saya dengarkan dan simak dia kok.”

Aku jadi tambah tak semangat ketika semua temanku hiruk-pikuk,mulai mengembangkan senyum mereka saat Pak Untung menghentikan sesi presentasi. Huaaahhh….. aku masih sibuk berkelana di dunia yang baru saja kutemukan bersma roh-roh jahat itu. Aku bahkan tak dapat melukiskan betapa pening kepalaku membayangkan semua hal yang sedang ada di otakku.

“Pagi Us !!” ada sapaan lembut seorang temanku. ” Tambah cantik kalau nglamun sambil cemberut gitu !!” Weeeeekkkk !!! Ku balas sapaan lembutnya dengan senyum termanis ku hari ini. Dalam pikiran ingin sekali aku berkata, “Teman, trimakasih dah menyapaku, kamulah satu-satunya orang yang bisa menyadarkan aku kalau sekarang ini aku lagi melamun!!” hahahaha.

Pagi ini seperti biasa aku cium tangan bapak sebelum berangkat, dan bapakku tercinta itu selalu bilang “Ngati-ati ning ndalan !! Sekolah sing tenan!!” (hati-hati di jalan!! Sekolah sungguh-sungguh) dan kucari ibu ku yang masih sibuk di dapur, aku juga mencium tangan lembutnya itu. Adikku juga cium tanganku. hah..!!!! Kenapa aku jadi cerita ini !!

Ya ga habis pikir aja, pikiranku yang adem ayem berangkat dari rumah….eh, sampai di sekolah malah aku sendiri pun tak tahu apa yang merasuki jalan pikiranku.

Saking ga moodnya, saking jengkelnya aku pada jalan pikiranku hari ini, aku milih diam mematung dan asik meneruskan pengembaraanku di tanah yang tak ku tahu di mana letaknya. Istirahat aku langsung melarikan diri tanpa mengucap satu katapun pada teman-temanku. Hari ini rasanya semua orang tak mempedulikanku, tak ada yang bisa mengembangkan senyumku (selain teman yang menyapaku tadi). Sungguh hari ini hari yang paling tak pernah ku bayangkan. yang paling parah, aku berani membentak segerombolan anak lelaki di perpustakaan saat mereka mengucap kata-kata yang sungguh aku tak suka mendengarnya. Walau hanya lirih bentakan ku itu, tapi aku yakin mereka pasti sakit hati jika mendengarnya. Untung saja aku masih setengah sadar.

Dasar hawa aneh iani, kenapa tak mau pergi?? kenapa enjoy menusuk-nusuk ulu hatiku?? Aku nyaris tak bisa berpikir logis. Rasanya semua yang kutemui hari ini menjadi musuh abadi yang siap aku habcurkan. Sungguh kasihan mereka yang ada di sekitarku hari ini.

Kegiatan mentoring yang selalu menjadi kegiatan favoritku pun hari ini aku lewati dengan penuh rasa yang sungguh sangat memprihatinkan. Lelah batin !!!!!

Dalam setiap renungan, selalu saja datang sosok Sang Penyayang, Hanya Dzat inilah yang mampu mengajakkku berlari, lari… semakin jauh..jauh..dan pergi. Kali ini, Dzat Penyayang itu kembali membawaku pada alam-alam kesadaran yang sudah sejak tadi kutunggu. Lewat sujudku, kuungkapkan segala penat yang melandaku, ku rangkai baris demi baris, kulantunkan cerita yang hanya aku dan DIA yang tahu. Aku tak sanggup menahan setiap tetes air yang mengalir lewat cela-cela bola mataku. Aku sangat bahagia masi dapat berkeluh kesah pada-Nya.

“Us, ayo pulang!!!”. yah, lupakan kepenatan hari ini,

Pesan moral : Jangan sampai hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Kamu akan benar-benar merugi. Jangan sesali, nikmati aja!! Mohon ampun pada-NYA.

3 responses to “Hanya sebuah pengakuan. . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s