Archive for January, 2012

Saat pertama kali kusaksikan patung manusia berkepala bulu ayam terbersit dalam pikiran apa dia diciptakan untuk bahan tertawaan? terlihat aneh! namun memang begitu adanya seperti aliran kehidupan kita janggal! ya, seperti patung manusia berkepala bulu ayam seperti itu pula aku berkaca pada keadaan manusia boleh sombong karena mampu berdiri kokoh ditopang kedua kakinya tapi tidakkah [...]

Ingat Pancasila

Posted: 0101.3131.12121212 in Sajak
Tags: , , ,

01 Oktober 2011 Hari “Kesakitan” Pancasila Rasanya baru kemarin aku menyaksikan darah garuda mengucur dari puting susu pejuang yang tertembak jantungnya oleh mata senapan penjajah hari ini aku saksikan darah garuda kembali mengucur bukan dari jantung para pejuang lagi tapi, dari kedua sudut matanya menunduk, meratapi 5 sila yang terpampang nista di dadanya kemana hilangnya [...]

Someone

Posted: 0101.3131.12121212 in Sajak
Tags: ,

(untuk: Leonardo Beny Prasetyo Nugroho) Menatap langit kelabu kala tautan cinta kita terpisah oleh waktu sudah kau bawa pergi cintaku dan, ini kecupan terakhir pada bibirmu yang dingin dan basah saat jemarimu tak lagi hangat memelukku. Esok, kita tak akan pernah bisa bertatap kembali Kau dan aku terpisah, tidak lebih dari jarak antara Jogja dan [...]

Tuhan Tergoda

Posted: 0101.0606.12121212 in Sajak
Tags: ,

Tuhan mulai tergoda Dengan wanita-wanita malam Bagaimana tidak? Lihat saja di Pasar Kembang! Hidup mereka lebih terjamin Ketimbang hidup wanita solehah Yang kerap ku dengar dia mengaji Di langgar Bukan masalah pahala dan dosa Yang menjadi pertimbangan Tuhan Tapi seberapa tebal gincu merekah di bibir Dan lekuk tubuh yang meliuk-liuk menggoda -27 September 2011-