-"Aku bukan siapa-siapa....." D'Massiv bilang.-
Yah, seorang gadis remaja biasa, yang biasa-biasa saja dan masih berusaha banyak untuk melakukan perubahan-perubahan besar bagi dirinya sendiri.
Seseorang yang selalu berharap besar orang lain bisa menerimanya dengan segala kekurangan yang ada. Aku dilahirkan saat ayam-ayam kampung masih terlelap dalam mimpi indahnya dan saat sang Dewi malam terlihat begitu moleknya. Tepatnya pada 23 Maret 1992. Suka bikin lelucon yang buat teman-teman bisa melupakan sejenak beban hidup mereka. Sejak kecil, aku dididik dalam suasana keluarga yang sederhana, tapi di situlah aku bisa menemukan jawaban-jawaban dari semua pertanyaan hidupku. Pertama mengenyam pendidikan di SD Negeri Wonosari 1 (sengaja tidak masuk TK karena waktu kecil aku takut ketemu orang.hee...). Belajar di SD selama 6 tahun membuat aku bisa berfikir lebih jauh tentang masa depan dan cita-cita. Yah, masa kecilku tak begitu istimewa, tapi aku bahagia bisa bertemu mereka-mereka di masa-masa saat aku masih suka menangis sendiri di pinggir jalan, saata aku masih terlalu polos untuk tahu apa arti seorang teman yang sesungguhnya. Kemudian aku melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Sleman. Di sinilah pertama kali aku bisa mengerti betapa orang lain itu begitu berharga dalam hidupku, sedikit mulai ku tinggalkan pemahamanku bahwa " mengenal orang lain hanya akan merepotkanku dan aku benci dengan semua bualan mereka, apalagi dengan semua masalah-masalah yang mereka curahkan padaku." Yah, karena ku tahu..Manusia adalah makhluk sosial yang haus akan segala perhatian dari orang-orang yang amat diharapkan perhatiannya.Lulus dari SMP yang memberiku banyak asupan pengetahuan itu, aku yang asli orang desa mengadu nasib ke kota. Akhirnya ku putuskan melanjutkan ke Sekolah Kejuruan di tengah Kota Pelajar, Yogyakarta. SMK Negeri 2 Yogyakarta tepatnya, atau orang-orang awam lebih mengenal dengan nama "STM 1 JETIS" Saat ini masih duduk di kelas 2. Tidak punya kelebihan khusus, suka pada hal-hal yang berbau keramaian dan termasuk siswi biasa di kelas. Itulah aku. Di balik itu semua, aku berusaha merajut mimpi-mimpi untuk masaku yang akan datang, dan berusaha selalu bangkit menjadi seseorang yang berarti.
-----AKU
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi -----
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
Hai cint!!!
Wuih…….gmn buate tugh????